(Akhirnya) Pep Datang Juga

pep-guardiola1

(Akhirnya) Pep Datang Juga

Prediksi Piala Dunia – Tampil menawan dalam setelan three-piece tak pernah mudah, apalagi bila partner yang berdiri disamping anda adalah Berni, beruang bertinggi 6 kaki yang memakai kaos merah-merah. Setelah tampil nyaris tanpa celah saat konferensi pers perdana di ruang konferensi Allianz Arena didepan 200 reporter (disebut staff press Markus Horwick sebagai konferensi press terbesar sepanjang sejarah klub), Pep Gaurdiola nampak akrab dengan mascot Bayern Muenchen itu di lapangan; mood yang bagus, aura kemenenangan, dan keakraban yang tak dibuat-buat.

Petinggi Bayern duduk disamping kiri dan kanannya, yakni Uli Hoeness dan Karl-Heinz Rumenigge, tersenyum sepanjang satu jam konferensi pers berlangsung. Apa yang lebih baik setelah treble selain mendatangkan pelatih yang dapat meraih lima gelar dalam setahun? “Kami merasa sangat bangga dan gembira karena akhirnya dapat memikat manajer terhebat dalam sejarah,” kata Rumenigge, Chairman Bayern. “kami yakin datangnya Guardiola tidak hanya menginspirasi Bayern, tapi juga Bundesliga dan sepak bola Jerman.”
sementara Bayern menikmati hype atas kedatangan Guardiola, sang pelatih sebenarnya tak terlalu lancar dalam bahasa Jerman

“Maafkan ketidaklancaran bahasa Jerman saya, New York bukanlah tempat yang ideal untuk belajar bahasa Jerman,” kata Guardiola menanggapi guyonan yang dilancarkan awak media saat konferensi Press baru dimulai. Guru bahasa Jerman Guardiola di New York adalah seorang supporter Borussia Dortmund.”Dia tidak menginginkan saya menonton satupun pertandingan Bayern,” kenangnya.  Kritik atas kemampuan bahasa Jermannya yang buruk, dimaafkan melalui guyonan juga. “Saya belajar menjawab dari hati, saat pertanyaan datang, saya akan bersabar dulu.” Dalam konferensi pers tersebut, Mathias Sammer sempat meluncurkan guyonan juga pada Pep mengenai transpalansi rambut, sarkastik bagi calon musuh besar Pep di musim depan, Juergen Klopp yang punya banyak rambut. Semua orang yang hadir disitu, termasuk petinggi Bayern yang terkenal galak, menceritakan kenangan mereka saat pertama kali bertemu Pep. “Dia (Pep) mengatakan telah membayangkan dapat melatih disini dua tahun lalu saat kami bertemu dalam pertandingan persahabatan. Kami tak bisa mempercayainya saat itu, tapi dia sekarang disini,” kata Hoeness.

Guardiola mengatakan sempat gugup saat pertama kali kedatangannya ke Muenchen dan sebuah berkah karena dia dipercaya untuk melatih klub sebesar Bayern. “Saya mengucapkan terima kasih pada Bayern karena mempercayai saya untuk pekerjaan ini. saya dapat melakukannya dan terima kasih untuk peluang yang diberikan,” tambah Pep. Saat ditanya mengapa dia memilih Bayern sebagai tempat barunya mencari tantangan, dia menjawab karena tertarik dengan pemain dan sejarah Bayern dan dia tidak berpikir lama saat Petinggi Bayern menelponnya. Mengenai sistem permainan, Guardiola mengatakan bahwa dia tidak datang untuk merombak total sistem permainan Barcelona. “Saya akan menerapkan sistem bermain yang telah berjalan disini karena pemain sudah dalam kondisi baik, tipe permainan mereka berbeda dengan pemain Barcelona. Sepakbola harus mematuhi pemain, bukan manajer yang ada di pinggir lapangan. Fans akan datang untuk melihat penampilan pemain, bukan saya.” Mungkin ada  beberapa perbaikan kecil musim depan, tapi perubahan itu tak membuat permainan Bayern berbeda,,”Saya merasa terhormat karena mendapatkan tugas untuk meneruskan prestasi Jupp Heynckes yang sangat saya hormati.”