Berita Piala Dunia Timnas Kroasia Tidak Butuh Jurcic

Timnas Kroasia Tidak Butuh Jurcic

Timnas Kroasia Tidak Butuh Jurcic

Berita Piala Dunia – Pelatih tim nasional Kroasia Igor Stimac menolak seputar kabar yang mengatakan kalau mereka siap merekrut mantan asisten, Krunoslav Jurcic. Terakhir kali Jurcic bertugas sebagai pelatih klub Dinamo Zagreb sebelum dipecat karena hasil buruk saat menghadapi Austria Vienna yang berkesudahan 2-0 di leg pertama babak play-off Liga Champions 2013/14. Jurcic, meninggalkan kursi kepelatihan Kroasia ditetapkan untuk menangani Dinamo Zagreb untuk ketiga kali dalam karirnya pada November lalu, dipecat pihak manajemen klub berkenaan dengan hasil buruk di leg pertama.

Kekalahan itu memang belum menutup kemungkinan bagi Dinamo Zagreb melaju ke babak grup Liga Champions, namun sepertinya pihak manajemen tim sudah tidak berpihak kepadanya lagi. “Jurcic telah memilih langkahnya dan anda tidak dapat memintanya ulang hanya untuk kembali bekerja di tim nasional selepas ia meninggalkannya,” ungkap Igor Stimac, setelah mencantumkan ke-25 daftar pemain yang disertakan olehnya untuk menghadapi laga krusial Grup A melawan Serbia pada 6 September dan empat hari berselang di ajang persahabatan melawan Korea Selatan. “Kami menghadapi sebuah calon lawan yang sangat kami hormati di Serbia dan prioritas utama adalah menyiapkan sejumlah pemain untuk mengunjungi Belgrade dan kemudian menjalani laga persahabatan di Korea Selatan,” lanjutnya.

Posisi timnas Kroasia saat ini berada di peringkat kedua dengan mengoleksi 16 angka dari tujuh pertandingan, dan unggul sembilan angka dari Serbia dan tertinggal tiga poin dari pimpinan klasemen sementara Belgia yang akan mereka tantang di Zagreb pada  11 Oktober lalu. Menghindari kekalahan di Red Star Belgrade Stadium akan mempertahankan Kroasia di peringkat teratas dan otomatis mendapatkan tiket otomatis ke kejuaraan musim depan di Brasail yang diikuti oleh 32 negara, dimana mereka mencoba untuk seminimal mungkin menghambat laju Serbia yang berharap bisa mencapai ke Piala Dunia 2014 di Brasil melalui babak play-off. “Kami selalu memiliki pengharapan yang sama, yaitu memetik kemenangan baik saat menghadapi Serbia atau pun  Korea Selatan yang tingkat kesulitannya saya pikir sama saja,” ungkap Igor Stimac.

“Pertandingan melawan Serbia tentu saja merupakan laga krusial bagi kami dan juga mereka. Kami tetap optimis kendati menelan kekalahan di laga kualifikasi kami terakhir menghadapi Skotlandia di kandang sendiri. “Tidak ada perubahan dari jadwal pertandingan terbaik saat melawan Serbia, karena kedua tim tentu akan menurunkan kurang lebih susunan pemain yang sama dan dipimpin juga dengan seorang pelatih.” Kroasia mengalahkan Serbia 2-0 pada Maret lalu di pertemuan pertama mereka sebagai negara tunggal dalam suasana menjalani hukuman di Stadion Dinamo Maksimir kendati tidak ada kericuhan yang dilakukan pendukung dari kedua negara.

Pertandingan di kota Belgrade juga digelar dalam pengawasan yang ketat sebagaimana Asosiasi Sepakbola Serbia  ingin menghindari segala bentuk insiden yang nantinya bakal berimbas kepada hukuman yang dijatuhkan oleh FIFA. Pelatih Sinisa Mihajlovic dan presiden FA Serbia Tomislav Karadzic berada dibawah tekanan yang diberikan oleh pendukung negaranya dan pihak media seiring dengan hasil buruk dan minimnya peluang untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2014 mendatang di Brasil. Berita Piala Dunia