Bola Online Drogba – Perusak Pesta Arsenal

Didier Drogba

Drogba – Perusak Pesta Arsenal

Bola Online – Skrip berita sudah ditulis untuk Yaya Sanogo. dia harus membuktikan kesan sangat baik pada Arsene Wenger yang pernah mengatakan bahwa dirinya adalah pemain berkelas tinggi, lebih tinggi daripada harganya, dia adalah satu-satunya pemain yang sudah didatangkan oleh Arsenal sejauh ini, dan sudah menjadikannya pemain yang berbahaya. Pemain 20 tahun memiliki kemampuan untuk melewati lawan dengan mudah, setelah Alex Oxlade Chamberlain menguasai bola, dia mengumpannya pada Sanogo.  Tendangan kaki kanannya menyambut umpan tersebut ditepis dengan baik oleh kiper Galatasaray Fernando Muslera.  Mungkin dia agak gugup setelah tendangan tersebut, sampai akhirnya digantikan dimenit ke 61.

Sebelum diganti, dia mendapatkan peluang saat mendapat umpan terobosan dari Santi Cazorla dimenit ke 41, tapi umpan tersebut disambut tendangan lemah dan dapat ditangkap Muslera dengan mudah. dia dan Wenger dapat menghindar dari penampilan yang agak kaku tersebut dengan mengatakan bahwa dirinya baru kembali dari liburan setelah mengikuti Piala Dunia U-20 bersama Perancis. Pemain yang didatangkan dengan status free transfer dari Auxere masih memiliki pengalaman terbatas, dan tak pernah bermain di level pertandingan seperti itu sebelumnya, didepan 59.608 fans, bagi Sanogo pertandingan tadi malam bukanlah pertandingan persahabatan. Ada sisi positif pada penampilannya malam lalu, dia memiliki pergerakan yang baik serta bisa membangun serangan dengan rekan setimnya, fisik yang kokoh membuatnya tak mudah demarking oleh lawan.

Tapi penampilan Sanogo, jelas-jelas tertutup oleh lawan lama Arsenal, pemain yang tak bisa dijatuhkan oleh pemain Arsenal manapun, Didier Drogba. Pemain yang telah hengkang dari Chelsea dan sering menyakiti Arsenal dalam masa lalu, kembali dalam kostum Galatasaray dan menghantui mereka lagi. Dalam penampilannya selama paruh kedua pertandingan, dia bisa meendapatkan penalti dan berhasil mengkonversinya setelah Ignasi Miquel melakukan pelanggaran – menyentuh dirinya dari belakang-. “Sentuhan yang dilakukan Miquel sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat lembut,” kata Wenger antara sebal dan frustasi. “Biasa, klasik Drogba.” Reaksinya setelah pertandingan tersebut bisa saja berbeda bila pertandingan kemarin dalam situasi yang lebih kompetitif.

Penalti tersebut hanyalah cameo dari kebiasaan pemain asal Pantai Gading tersebut untuk mengoyak Arsenal dalam waktu yang kesekian kali. Sebelum penalti tersebut, dia menerima umpan lambung Wesley Sneijder, dan memenangkan duel dengan Per Mertesacker, berbalik arah, kemudian mengakhirinya dengan tendangan kaki kiri yang tak bisa dijangkau oleh Wojciech Szczesny. Drogba merayakan gol pertamanya dengan menunjukkan supporter Arsenal nama dibelakang punggungnya. Dia melakukan selebrasi seperti biasanya saat gol kedua – meluncur di atas lapangan – gol yang memenangkan klub Turki dengan tiga menit waktu tersisa. Galatasaray menjadi pemenang turnamen Emirates musim panas ini dan mereka melihat mantan pemain idola –Emmanuel Eboue – mengangkat trofi di stadion kebanggaan. Eboue menjadi kapten Galatasaray pada pertandingan malam itu.

Wenger meneruskan usahanya dalam membuat statemen tentang kedatangan pemain baru. Kebiasaan ini kelihatannya didukung oleh supporter Arsenal yang tetap memajang banner lawas : “You can’t buy class”. Tentu saja banner tersebut keliru, bursa transfer selalu penuh dengan pemain berkelas, dan target utama Arsenal, Luis Suarez adalah pemain berkelas. Atau mungkin saja banner tersebut merupakan sindiran pada Wenger? Wenger, You can’t buy class!” begitukah maksud mereka? sebagai info, Wenger saat ini masih berusaha sekeras mungkin di bursa transfer. Dia juga sedang sibuk melepas pemain, Gervinho telah resmi dijual ke Roma dengan harga 7 juta pounds, serta Marouane Chamakh yang dipinjamkan ke Crystal Palace dalam status pinjaman. Bola Online