Cardiff City Harus Melupakan Suasana Kelam

Cardiff City Harus Melupakan Suasana Kelam

Cardiff City Harus Melupakan Suasana Kelam

Palang pintu Cardiff City Ben Turner menyerukan agar rekan-rekannya melupakan suasana kelam saat ini. Buntut pemecatan seorang pelatih tentu tidak akan pernah bisa dinikmati pihak klub, apalagi klub tersebut sedang berjuang untuk menghindari zona papan bawah. Hal tersebut yang mewarnai kiprah Cardiff City di musim ini, di mana mereka kesulitan untuk mencaro solusi terbaik, walau menyadari tekanan mantan pelatih Malky Mackay tiba dari pihak pemilik klub, dan bukan dari pihak luar. Karena itu Ben Turner meminta kepada rekan-rekannya untuk segera bangkit dan menghindari zona degradasi dan sekaligus melupakan lembaran lama dan yakin terhadap kemampuan yang telah dikembangkan tim asal Wales di musim ini.

Mackay, yang membeli sebagian besar pemain-pemain baru saat ini, terpaksa harus kehilangan jabatanny pada Jumat lalu, setelah terjadi perang sipil antara pihak pemilik Vincent Tan dan Mackay, sehingga membuat masalah itu tidak terselesaikan bila mempertahankan pelatih berkebangsaan Skotlandia. Mackay bahkan tidak diberikan kesempatan untuk mengucapkan tanda perpisahan dengan mantan anak asuhnya, namun penampilan mereka di duel terakhir patut diacungi jempol dengan menahan tim yang memiliki pelatih kepercayaan asal Uruguay tersebut, Sunderland. Sebuah gol dari Jordon Mutch dan Fraizer Campbell sempat merusak harapan Sunderland, namun sayang mereka harus kembali diimbangi berkat pasokan dari Steven Fletcher dan Jack Colback.

Hasil tersebut sekaligus membuat posisi Cardiff mengantongi perbedaan dua angka dan selang dua peringkat, dengan tim penghuni tiga terbawah, dan dalam kunjungan di Tahun Baru ke markas Arsenal. Karena itu Turner meminta agar rekan-rekannya bangkit dan melupakan Malky Mackay, namun tidak boleh melupakan semangat yang kerap kali diletupkan sang pelatih sebelum bertanding. “Kami harus terus melangkah,” ungkap Turner. “Jika kami tidak bisa mengatasi mereka, maka kami akan berada di zona degradasi. Kami harus segera bangkit. Inilah yang akan kami lakukan. “Inilah yang sering dikatakan oleh pelatih lama, dan sekali pertandingan itu tealh berlalu, maka anda harus menatap pertandingan berikutnya.

“Apapun yang terjadi, mungkin anda harus fokus dan terus menghadapi sebuah tantangan dengan baik. Oleh karena itu kami harus segera melangkah dan ia tentunya tetap ingin membawa kami terus melangkah dan mengantisipasi segala sesuatu dengan baik. Kami berada dalam separuh perjalanan dan kesempatan untuk tetap berada di atas sangat terbuka lebar.” Akan tetapi Turner mengakui bahwa semua pemain kini menyadari tidak mudah untuk menghadapi sebuah beban berat tanpa pelatih permanen. “Kami memiliki waktu terbatas karena sejumlah agenda Natal yang sangat padat dan jaraknya cukup cepat, sehingga kami harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan keterbatasan.

“Saya pikir permainan kami melawan Sunderland sudah berada dalam sajian yang tepat, sebagaimana kami juga mencoba melakukannya di seluruh aspek. “Mungkin kini waktunya yang tepat bagi kami untuk menggali kekurangan dan apa yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir dan kemudian kami baru akan bertolak ke Arsenal.”