Judi Bola Pemain Gagal Bersinal Di Italia

Pemain Gagal Bersinal Di Italia

Pemain Gagal Bersinal Di Italia

Judi Bola – Bojan Krkic (AC Milan)

Bojan Krkic masih belum dapat menemukan tempat yang nyaman buatnya bermain dan menunjukkan performanya seperti pada musim 2009/10 bersama Barcelona. Dia tidak berhasil beradaptasi di AS Roma, dan hal itu berlanjut di AC Milan. Catatan tiga gol dalam 25 penampilan di semua ajang cukup buruk. Untung baginya dia hanya berstatus pinjaman, sehingga dia bisa berpindah klub lagi tergantung Barca. Sisi baiknya, dia masih berusia 22 tahun, perjalanannya dalam menemukan performanya lagi masih panjang …

Maxi Lopez (Sampdoria)

Maxi Lopez merupakan pemain yang sering berpindah-pindah klub.  Dia tiba di Catania setelah sebelumnya bermain di Barcelona dan FC Moscow. Di klub Sisilia itu, pemain Argentina ini berhasil menorehkan 22 gol dalam 66 penampilan, membuat AC Milan tergoda untuk meminjamnya. Dia bermain hanya dalam delapan pertandingan di Milan, namun saat Sampdoria mengajukan diri untuk meminjamnya musim panas lalu, banyak yang berkata bahwa itu akan menjadi sesuatu yang positif karena Sampdoria merupakan klub yang berambisi menjadi klub besar di Serie A, sehingga Lopez memiliki dukungan yang diperlukannya.

Namun Lopez mengalami musim yang pahit di Liguria. Dia mencetak tiga gol pada sembilan pertandingan awalnya, namun hanya mencetak satu gol dalam delapan pertendingan berikutnya, membuat rekor golnya tidak lebih baik, kalau tidak bisa dibilang malah lebih buruk. Mungkin lebih baik dia segera kembali ke Catania. 

Ruben Olivera (Fiorentina/Genoa)

Karir Ruben Olivera penuh catatan buruk. Rekor disiplinnya yang jelek disertai beberapa kali penampilan buruk di masa lalu merupakan dua noda baginya. Dia dimainkan sedikit di luar posisi aslinya musim ini di Fiorentina, dia mengawali karirnya sebagai seorang gelandang serang dan saat ini Vincenzo Montella, pelatih Fiorentina, menaruhnya lebih ke dalam. Tetap saja, ada cukup banyak pemain bertipe menyerang yang bisa beradaptasi bermain sebagai deep-lying (Andrea Pirlo misalnya), jadi seharusnya hal ini tidak terlalu sulit bagi Olivera. Tapi ternyata tetap saja gagal.

Untungnya bagi para suporter La Viola, Olivera pindah ke Genoa sebagai pemain pinjaman pada bulan Januari. Selama masanya di Genoa, dia hanya dimainkan lima kali dan tidak memberikan kontribusi sama sekali. Olivera merupakan pemain yang lumayan di masa mudanya sebelum dia bergabung dengan Juventus pada tahun 2003, dan pada usia 30 tahun, waktu sudah mulai habis bagi pemain Uruguay ini. Jika ada klub lain yang ingin mendapatkannya, mungkin lebih baik bagi Olivera dan Fiorentina jika dia hengkang saja.

Morgan de Sanctis (Napoli)

Mungkin terlihat aneh untuk memasukkan nama seorang kiper di daftar ini saat timnya berhasil mengakhiri musim lalu di peringkat dua klasemen Serie A, namun memang sektor kiper ini merupakan posisi yang harus dibenahi Napoli untuk musim 2013/14. Morgan de Sanctis merupakan kiper  timnas Italia biasa dipanggil, namun jarang diturunkan karena ada Gianluigi Buffon sebagai starter. Walaupun rekor pertahanan Napoli termasuk kuat (hanya kebobolan 36 gol, nomer dua paling sedikit di Serie A), De Sanctis mengalami kesulitan. Dia sering berada di posisi yang salah, membuat beberapa kali terjadi momen memalukan saat berusaha menghentikan bola, dan juga menjatuhkan umpan silang lawan dan menepis tendangan lawan ke arah yang salah. De Sanctis kadang-kadang bisa melakukan penyelamatan kelas dunia, namun dengan ketidakstabilannya, pelatih baru Napoli Rafa Benitez perlu mempertimbangkan untuk mendatangkan penjaga gawang lain. Bekas pemain timnas Italia ini sudah berusia 36 tahun, yang berarti dia sudah tidak punya masa depan lagi, dan dengan Napoli berjuang di Serie A sekaligus Liga Champions, Napoli tidak boleh mengambil resiko. Judi Bola