Manchester City Ditaklukan DiKandang

Manchester City Ditaklukan DiKandang

Manchester City Ditaklukan DiKandang

Manchester City Ditaklukan DiKandang – Melawan Barcelona, sebuah pelajaran terberat yang didapatkan oleh lawan-lawannya adalah apa yang mendefinisikan performa mereka adalah beberapa detik dimana konsentrasi mereka buyar, mulai terbuka ruang, dan juga kelengahan yang tak terbantahkan. Hal tersebut merupakan sejumlah momen kelemahan ketika Manchester City membolehkan diri mereka untuk lengah dan kurang terkoordinir di lini belakang, dan juga menyebabkan keseimbangan pertandingan berubah. Barcelona yang sekarang seperti pendahulu modern mereka, adalah lawan yang tak kenal ampun, dan mereka melakukan cara mereka untuk memanfaatkan kesalahan terbesar Manchester City pada malam itu, dan tanpa kenal ampun memanfaatkan kesempatan tersebut.

Manchester City Ditaklukan DiKandang – Adalah Lionel Messi yang berhasil memancing Martin Demichelis melakukan pelanggaran dan mendapatkan kartu merah di menit ke-51, dan adalah Messi pula yang mencetak gol melalui tendangan penalty, meskipun tidak terdapat kebimbanganan bahwa kontak fisik dilakukan di luar kotak penalti, namun berlanjut hingga ke dalam. Dalam sudut pandang lain, bek Argentina tersebut benar-benar dikontrol oleh City, bahkan berkontribusi menyebabkan tim nya kebobolan serta bermain hanya dengan 10 pemain. Namun, hanya menampilkan cukup baik melawan Barcelona tidak akan pernah cukup menghasilkan tiga poin dari pasukan Gerardo Martino tersebut. Kubu Manchester City berhasil menjaga skor tetap 0-1 meskipun bermain hanya dengan 10 orang, mengacu kepada Messi dan kawan kawan yang telah memiliki waktu setengah jam untuk kembali mencetak gol.

Manchester City Ditaklukan DiKandang – Namun, gol kedua yang tercipta harus diakui sebagai hasil jerih payah Barcelona yang berbuah manis, ketika Daniel Alves mencetak gol yang tentu saja telah memupus harapan The Citizens untuk dapat memenangkan pertandingan, serta kian memudahkan leg kedua yang akan digelar di Nou Camp tiga pekan mendatang. Kekalahan Manchester City ini menimbulkan reaksi yang mengecewakan oleh Manuel Pellegrini, dimana wasit di pertandingan ini, Jonas Eriksson membandingkannya dengan penyerangan paling serius terhadap integritas ofisial pertandingan. Pellegrini mengklaim bahwa Eriksson memihak satu sisi dan berat sebelah, dan sejumlah keputusan yang dilakukan berusaha untuk mengkompensasi kesalahannya saat menjadi pengadil pada pertandingan Barcelona melawan Milan dua musim lalu. Erikson berusaha menebus kesalahannya yang mana kala itu sejumlah keputusannya terbukti menguntungkan Milan.

Manchester City Ditaklukan DiKandang – Salah satu komplain yang ada muncul ketika Jesus Navas dilanggar dalam proses terjadinya penalty untuk Barcelona, dimana keputusan menghadiahi Barcelona tendangan penalti merupakan keputusan yang dapat diperdebatkan. Namun demikian, ia terlihat tidak dapat memahami hal dimana ketika Demichelis mulai melakukan kontak fisik terhadap lionel Messi di luar kotak penalti, apabila Demichelis terus melanjutkannya hingga masuk ke dalam tentu saja hukuman penalti tidak dapat diperdebatkan. Hal-hal sepele seperti inilah yang harus dapat dipahami Pellegrini, agar kelak pada pertandingan-pertandingan berikutnya dapat lebih memikirkan untuk membuat kritik yang tepat terhadap ofisial pertandingan.