Persib Bandung Fokus Tingkatkan Fisik Pemain

Persib Bandung Fokus Tingkatkan Fisik Pemain

Persib Bandung Fokus Tingkatkan Fisik Pemain

Persib Bandung Fokus Tingkatkan Fisik Pemain – Upaya keras dari pelatih Persib Bandung Djadjang Nurjaman atau Djanur untuk meningkatkan kondisi fisik para punggawa Maung Bandung sudah mulai menampakkan hasil. Meski beberapa pemain Persib Bandung ada yang mengeluhkan porsi latihan yang cukup berat tapi saat ini kondisi fisik para pemain sudah mengalami peningkatan. Saat digelar sesi latihan di Stadion Persib hari Selasa kemarin (26/3) Djanur juga memberikan porsi latihan yang lebih dari biasanya. Selain meminta para pemain Maung Bandung untuk berlari mengelilingi lapangan dalam kurun waktu cukup lama, Djanur juga melakukan sesi game internal dengan membagi tim menjadi dua regu. Dalam game internal yang digelar dengan waktu 3×10 menit tersebut, terlihat para pemain Persib Bandung bergerak lebih dinamis dan pola permainan juga berjalan dengan lebih hidup. Djanur sendiri mengklaim jika sesi game internal ini dilakukannya untuk meningkatkan fisik dan aerobic para pemainnya.

Persib Bandung Fokus Tingkatkan Fisik Pemain – Djanur sendiri mengakui jika dari hasil pengamatannya ada peningkatan dari segi fisik para pemainnya karena dalam sesi game yang dilakukan para pemainnya sudah mampu untuk memainkan tempo pertandingan dan para pemain juga bisa lebih menyerap materi latihan dengan lebih baik. Usai menjalankan sesi game internal, para pemain Persib Bandung kembali diberikan materi fisik. Kali ini tim pelatih memberikan materi berupa lari bolak-balok enam kali dengan jarak 20 meter. Latihan ini untuk melihat kecepatan yang dimiliki oleh setiap pemain. Para pemain Persib Bandung dipasang bergantian dan berlari secepatnya. Dalam sesi latihan ini ada tiga nama yang keluar sebagai pemain dengan kemampuan berlari paling cepat diantara pemain Persib lainnya.

Persib Bandung Fokus Tingkatkan Fisik Pemain – Nama Rudiyana menjadi yang tercepat. Pemain muda Persib Bandung yang tampil tajam di laga uji coba tapi belum mendapat kesempatan bermain di laga Indonesia Super League ini kembali membuktikan jika dirinya memiliki potensi besar. Dari tiga kali percobaan Rudiyana sukses mencatat rata-rata waktu 21,3 detik. Catatan waktu ini lebih cepat 0,7 detik dari waktu yang dicatat oleh Makan Konate dan Sigit Hermawan. Makan Konate sendiri menjadi pemain dengan catatan waktu paling stabil karena dari tiga kali tes catatan waktunya selalu sama yakni 22 detik.

Persib Bandung Fokus Tingkatkan Fisik Pemain – Djanur sendiri mengakui kondisi fisik yang stabil dari Makan Konate. Menurut Djanur sejak pertama kali bergabung dengan Persib Bandung, Makan Konate memang sudah memiliki kondisi fisik yang bagusĀ  karena ditunjang usia yang muda yakni 22 tahun dan memiliki daya tahan tubuh yang juga bagus. Meski sudah mendapat kemajuan, Djanur masih akan tetap meningkatkan kemampuan fisik para pemainnya. Djanur masih akan menambah intensitas latihan skuad Maung Bandung sampai hari Minggu (30/3) nanti. Targetnya, Djanur mengingnkan kondisi fisik dan aerobic para pemainnya terus meningkat seiring sesi latihan yang terus bertambah.