Taruhan Bola Dana PSG Menyelamatkan Serie A

Dana PSG MENYELAMATKAN SERIE A

Dana PSG Menyelamatkan Serie A

Taruhan Bola – Para pemain yang dibeli PSG cenderung kalau tidak dari Perancis, tentu saja, ya Italia atau Brazil, sesuai dengan Leonardo dan Carlo Ancelotti sendiri. Akan menarik untuk melihat apakah tren itu akan terus berlanjut dengan Laurent Blanc sebagai pelatih baru.

Kebijakan rekrutmen ini tidak berjalan mutlak sesuai rencana dalam kenyataannya. Les Parisiens mengawali musim dengan sedikit meleset. Skema final Carlo Ancelotti akhirnya adalah sebuah tim yang berporos pada Marco Verratti, pemain muda ini sudah menunjukkan kelasnya sebagai pekerja keras di lini tengah, membuat pemain-pemain lain yang lebih flamboyan bisa lebih leluasa menghancurkan pertahanan lawan. PSG pun menjadi juara dengan mudah, tim mereka merupakan koleksi pemain impor terbaik yang uang bisa beli.

Ambil contoh Sirigu dan Pastore, keduanya tiba di Paris pada musim panas tahun 2011 dari Palermo dengan total fee yang harus dikeluarkan mencapai 46.5 juta Euro. Klub Sisilia itu pun bisa membeli banyak pemain dari seluruh Italia (apalagi setelah menjual Edinson Cavani ke Napoli). Kiper Emiliano Viviano tiba dari Inter, Edgar Barreto dari Atalanta, dan Matias Silvestre dari Catania. Ketiga transfer tersebut memberikan pemasukan minimal lima juta Euro kepada masing-masing klub, Paris Saint Germain pun bisa dibilang membantu ketiga klub itu secara finansial. Hal yang sama terjadi pada Pescara, dengan sepuluh juta Euro hasil penjualan Verratti diinvestasikan ulang dalam pembelian beberapa pemain. Yang paling banyak digunakan untuk membeli Ante Vukusic dari Hadjuk Split. Dari klub Italia sendiri Brescia yang menjual Jonathas, dan Genoa untuk Antonino Ragusa ikut kecipratan rejeki.

Alasan kenapa saya menyebbutkan Palermo dan Pescara sebelum klub-klub lain yang menerima transfer fee lebih besar adalah karena kisah mereka memberikan pelajaran berharga. Setelah membiarkan para pemain terbaik mereka hengkang dengan ganti dana lumayan dari Qatar Investment Authority, kedua klub itu, Rosanero dan Biancazzurri, kesulitan dalam mengisi lubang dalam tim, dan walaupun pada kisah Palermo secara tidak segera, kedua klub masuk ke jurang degradasi. Uang memang penting, utamanya untuk klub-klub yang memang miskin. Namun bagaimanapun, sulit dibantah bahwa dengan menjual pemain terbaik klub anda, berapapun dana yang anda terima, tim anda akan menjadi lemah.

Klub Italia lain yang menerima dana banyak untuk pemain mereka adalah AC Milan. Silvio Berlusconi sendiri dilaporkan berkata, ”Kami menerima  seratus tiga puluh juta Euro untuk penjualan mereka dan tidak ada siapapun, dalam kondisi ekonomi seperti sekarang ini, akan bisa menolaknya.” Angka yang dia bicarakan adalah yang dia terima dari transfer fee Ibrahimovic dan Thiago Silva (total keduanya enam puluh juta Euro) dan masih ditambah gaji yang keduanya seharusnya terima selama bersama Rossoneri. Saat itu, penjualan keduanya disambut dengan protes dan kekecewaan oleh fans setia AC Milan, sampai-sampai membuat klub menawarkan untuk melakukan refund tiket musiman ke fans yang meresa bahwa kesetiaan mereka telah dijual dengan keputusan itu. Taruhan Bola