Tiga Tim Yang Tidak Lolos Verifikasi Siapkan Banding

Tiga Tim Yang Tidak Lolos Verifikasi Siapkan Banding

Tiga Tim Yang Tidak Lolos Verifikasi Siapkan Banding

Tiga tim dari Liga Prima Indonesia tidak menyangka jika mereka tidak lolos dari verifikasi karena menilai memenuhi semua aspek yang disyaratkan oleh pihak PSSI. Mereka adalah Pro Duta, Persepar Palangkaraya dan Perseman Manokwari. Saat ini ketiga tim ini masih menunggu surat resmi ketidak lolosan mereka dari proses verifikasi sebelum mengambil tindakan ke depan. Melalui rapat yang dilakukan oleh anggota exco di hotel Shultan, PSSi sudah memutuskan ada 18 klub dari Liga Super Indonesia dan empat klub asal Liga Prima Indonesia yang lolos dari proses verifikasi. Dari tujuh klub yang ikut diverifikasi dari kompetisi Liga Prima Indonesia, hanya Persijap Jepara, Semen Padang, PSM Makassar dan Persiba Bantul yang diloloskan oleh PSSI. Ketiga tim ini tidak lolos dari verifikasi karena menurut PSSI mereka terganjal dari segi aspek infrastruktur.

Pro Duta kemudian menanyakan hasil dari proses verifikasi tersebut karena mereka menilai sudah memenuhi semua aspek yang disyaratkan oleh pihak PSSI. Pro Duta diwakili oleh media officer mereka yakni Handoyo Subosito mengaku heran karena jika alasan PSSI tidak meloloskan mereka karena faktor infrasturktur lalu kenapa PSSI memberikan kelolosan bagi Persita Tangerang. Padahal baik Pro Duta dan Persita Tangerang saat proses verifikasi mengajukan Stadion Singaperbangsa di Karawang sebagai home base. Handoyo heran apa alasan PSSI lebih memilih Persita Tangerang. Walau merasa ada yang aneh balik keputusan PSSI tidak meloloskan mereka, Pro Duta mengaku belum bisa menentukan langkah apa yang akan mereka ambil selanjutnya. Handoyo mengaku saat ini manajemen Pro Duta sedang menunggu surat resmu dari pihak PSSI.

Jika sudah menerima surat resmi dari PSSI yang berisi alasan mereka tidak lolos, baru pihak Pro Duta bisa menentukan langkah apa yang akan mereka ambil selanjutnya. Untuk melakukan banding atas keputusan PSSI, Handoyo mengaku akan menuggu surat resmi dulu dari PSSI. Tapi sambil menunggu, pihaknya juga sudah menyusun rencana. Hal ini yang dilakukan oleh Persepar Palangkaraya. Untuk saat ini Persepar memilih untuk tidak berfikiran negatif kepada pihak PSSI karena masih ada waktu tujuh hari untuk melakukan banding. Pihak PSSI memang memberikan waktu selama tujuh hari kepada klub yang tidak lolos verifikasi untuk mengajukan banding dengan syarat tidak boleh menambahkan data maupun dokumen baru untuk melengkapi verifikasi.

Keheranan Pro Duta karena tidak lolos verifikasi sempat mendapat sedikit jawaban dari Tigor Shalom Boboy, Ketua Departemen Lisensi Klub. Tigor menyebut saat prises verifikasi pihak Pro Duta mengajukan stadion yang berbeda untuk homebase musim depan. Pro Duta menunjuk Stadion Singa Perbangsa dan Stadion Bumi Sriwijaya yang dinilai pihak PSSI tidak cukup layak jika dibandingkan dengan stadion yang dipilih oleh empat tim yang lolos verifikasi dari LPI lainnya. Tigor mengakui walaupun secara keseluruhan Pro Duta adalah sebuah tim yang bagus dan semua dokumen lengkap maka tapi ada satu aspek yang tidak bisa dipenuhi dan terpaksa tidak diloloskan.